Faktor yang Menyebabkan Perbedaan Awal dan Akhir Ramadhan


Faktor yang Menyebabkan Perbedaan Awal dan Akhir Ramadhan

Hallo sobat Blogger dan pengunjung komputerizam…Dalam Penentuan Awal dan Akhir Ramadhan anyak terjadi perbedaan perbedaan. Lalu kenapa bisa terjadi seperti itu? Ini jawabannya. Tidak hanya masalah perbedaan pemahaman terhadap nash-nash al-Quran maupun as-Sunah yang menjadi penyebab perbedaan penetapan awal dan akhir Ramadhan, namun banyak faktor-faktor lain yang menjadi penyebabnya, diantaranya adalah :
Masih adanya perbedaan pemahaman tentang definisi hilal, ada yang mengartikan hilal sebagai Bulan sabit yang pertama bisa dilihat dengan mata telanjang. Ada juga yang mengartikan hilal sebagai Bulan yang sudah melewati konjungsi dan berada di atas ufuk saat magrib.
Adanya perbedaan di antara para ahli hisab terhadap sistem hisab yang digunakan. Pada saat ini terdapat lebih dari 20 sistem dan referensi hisab yang digunakan di Indonesia yang dikelompokkan menjadi tiga, yakni hisab taqribi, hisab tahqiqi, dan hisab kontemporer.
Sementara itu ada juga perbedaan di antara para ahli rukyat sendiri, perbedaan itu antara lain dalam masalah rukyat siapakanh yang dapat diterima, apakah harus melalui sumpah atau tidak dan berapa batas minimal orang yang melihat bulan sehingga rukyat tersebut dapat dijadikan keputusan, dan apakah hasil rukyat harus didukung hasil hisab, sehingga jika bertentangan dengan hasil hisab maka hasil rukyat tidak diterima. Selain itu, para ahli rukyat belum sepakat tentang mathla, jangkauan berlakunya hasil rukyat, apakah hasil rukyat di suatu Negara dapat dijadikan dasar penetapan awal dan akhir Ramadhan bagi Negara lain. Sekian dulu dari saya (admin komputerizam) Indahnya berbagi

Salam Komputerizam


0 Responses to “Faktor yang Menyebabkan Perbedaan Awal dan Akhir Ramadhan”

Post a Comment

Recent Comments

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
All Rights Reserved Komputerizam | Blogger Template by Bloggermint